ANALISA KEKUATAN GUIDE UPPER RIM SEBAGAI ALAT BANTU BEAM UP PADA PROSES POST CURE INFLATION (PCI) MESIN CURING

  • Ahmad Zohari Teknik Mesin, Politeknik Gajah Tunggal Tangerang, Banten

Abstract

Pembuatan ban terdiri dari beberapa proses yang saling berkaitan, mulai dari proses pencampuran raw material (mixing) hingga proses memasak greentyre menjadi ban (curing). Proses curing menggunakan mesin Post Cure Inflation (PCI) yang berfungsi untuk menyeragamkan kontur ban dan menstabilkan konstruksi ban. Mesin Post Cure Inflation menggunakan dua sistem pneumatik, yaitu sistem pneumatik untuk proses mengangkat greentyre dari low rim ke up rim (proses beam up) dan sistem pneumatik pada up rim untuk menahan dan penekanan bead to bead ban. Kerusakan sistem pneumatik pada up rim menyebabkan up rim terlalu ke bawah sehingga saat proses beam up menjadi berat dan sering menyebabkan macet. Hal ini membuat operator menggunakan alat bantu untuk mengangkat low rim agar proses beam up menjadi lancar. Tindakan operator tersebut selain menguras tenaga juga dapat membahayakan keselamatan. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti ingin memodifikasi mesin Post Cure Inflation, terutama pada sistem pneumatik up rim. Metode yang digunakan untuk modifikasi dengan menambahkan guide upper rim yang berfungsi menyangga up rim agar tidak terlalu ke bawah. Komponen - komponen dari guide upper rim, terdiri dari: guide up rim untuk dudukan up rim, baut guide untuk tiang penyangga, mur untuk pengikat baut guide, dan plat untuk penyangga yang di las pada rangka mesin Post Cure Inflation. Berdasarkan perhitungan dapat disimpulkan bahwa rancangan guide upper rim aman untuk menopang beban up rim sebesar 1449 N. Hal ini dibuktikan oleh tegangan yang dimiliki oleh baut guide M30 dengan bahan S45C sebesar 0,65 N/mm2 tidak melebihi dari tegangan izin yang dimiliki oleh bahan S45C sebesar 145 N/mm2, dan tegangan geser maksimum pada pengelasan plat di kanal sebesar 5,356 N/mm2 tidak melebihi tegangan geser izin pengelasan sebesar 107 N/mm2.

##submission.citations##

Haryoko, Modifikasi Rotary Stitcher Mesin Building Manual. Tugas Akhir Diploma III, Program Studi Teknik Mesin, Politeknik ABCD, Tangerang 2014.

Cahyo Sutowo, Analisa Dongkrak Ulir Dengan Beban 4000 kg. Skripsi, Jurusan Mesin, Universitas Muhammadiyah Jakatya, Jakarta 2009.

Putri Yulianto, Analisis Machinability Pada Operasi Pembubutan Material S45C. Tugas Akhir, Program Studi Teknik Industri, Universitas Bakrie. Jakarta 2015.

Jatu Krisdiyanto, Analisis Efisiensi Kompresor Pada PCI (Post Cure Inflation)

R.S Khurmi dan J.K. Gupta ,perancangan Mekanis, Perancangan Elemen Mesin Terpadu 2. Yogyakarta 2009.R.S Khurmi , J.K. Gupta. A Text Book Of Machine Design (S.I. Units). New Delhi, 2005

Danang Priantoro, Perancangan Modifikasi Pemasangan Gum Sheet Assembly Di Mesin KBC 3. Tugas Akhir Diploma III, Program Studi Teknik Mesin, Politeknik ABCD, Tangerang.

Sularso, Kiyokatsu Suga. Dasar Perencanaan Dan Pemilihan Elemen Mesin. PT. Pradnya Paramita, Jakarta,1983

www.steel-grades.com/, diakses pada 12 Mei 2015

Published
2018-05-02
Section
Artikel