ANALISIS PENGARUH PENCAMPURAN BAHAN BAKAR BIODIESEL MINYAK JELANTAH TERHADAP DAYA DAN TORSI PADA MOTOR DIESEL

  • Ahmad Zaenuri Jurusan Teknik Mesin, Universitas PGRI Semarang
  • Slamet Supriyadi Jurusan Teknik Mesin, Universitas PGRI Semarang
  • Suheli Suheli Jurusan Teknik Mesin, Universitas PGRI Semarang

Abstract

Biodiesel merupakan bahan bakar alterktif dari sumber yang tidak ada habisnya, dengan susunan ester lemak tak jenuh dari minyak nabati, antara lain: minyak kemiri, minyak sawit, minyak biji kapuk, dan terdapat lebih dari 30 jenis tumbuhan Indonesia yang kemungkinan dapat dimanfaatkan sebagai biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil pengaruh kombinasi bahan bakar solar, dexlite, dan pertamina dex dengan biodiesel minyak jelantah terhadap daya dan torsi, bahan bakar spesifik dan efisiensi thermalpada motor  diesel. Kecepatan putaran mesin yang digunakan adalah pada kisaran 1700 rpm, 2100 rpm, 2500 rpm, 2900 rpm, 3300 rpm, 3700 rpm, dan 4100 rpm. Biodiesel minyak jelantahpada penelitian ini diperoleh dari Perguruan Tinggi Negeri Semarang, khususnya minyak jelantah yang sudah melalui siklus transesterifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pencampuran energi mempengaruhi perubahan daya, torsi , bahan bakar spesifik, dan efisiensi thermal pada motor diesel.    
Published
2021-05-26